1. BANTUAN UNTUK PENGUNGSI                                                      Home
  1. Perlu menginventarisir semua organisasi kemanusiaan yang memberi pelayanan di kamp-kamp pengungsi.

  2. Perlu di klarifikasikan jenis bantuan;

  3. Perlu ditentuikan frekuensi pemberian bantuan,

  4. Perlu koordinasi dengan Pemda Setempat.

  5. Petuaga pemberian bantuan pengungsi hendaknya memperhatiak faktor kemanusiaan dalam pelayanan;

  6. Di tiap-tiap kamp pengungsi perlu dibentuk POKJA guna melancarkan, Kominkasi perantara dan Koordinator wilayah;

  7. Perlu tim pemantau wilayah;

  8. Perlu teridentifikasi semua organisasi yang menangani bantuan sosial baik jenis banruan, frekuensi bantuan dan jadwal yang jelas demi mencegah duplikasi distribusi bantuan.

  9. Tiap organisasi hendaknya menetapkan wilayah kewrja serti melibatkan tim POKJA setempat dalam pelaksanaannya ; biaya hidup mutlak masih diperlukans, oleh karena itu perlu pemberian bantuan secara rutin/bulanan;

  10. Jumlahbantuan hendaknya disesuaikan denghanstandar hidup aktual ; UNHCR agar berusaha mengayomi dan membantu pengungsi samapai mandiri dalam berbagai bidang;

  11. LSM-LSM lokal, nasional dan internasional agar tidak mempelakukan pengungsi sebagai okyek tetap sebagai subyek dan dalam pelayanannya tidak membeda-bedakan (diskriminatif) latar belakang politik;

  12. Perlu melakukan advokasi dengan berbagai pihak, baik itu pemerintah, LSM internasional maupun lokal dalam menetapkan bantuan;

  13. Perlu dibuat suatu rekomendasi hasil Kongres, khususnya bidang kesra untuk diketahui oleh badan Internasional, pusat dan daerah;

2. PENDIDIKAN.

  1. Perlu ditambah sekolah - sekolah tenda di lokasi-lokasi pengungsi

  2. Perlu disediakan prabot dan peralatan alat-alat sekolah yang memadai;

  3. Guru-guru eks Timor Timur agar ditempatkan di lokasi pengungsian untuk menangani sekolah-sekolah tenda atau sekolah-sekolah formal sekitar tempat pengungsian;

  4. Perlu diadakan pendekatan dan koordinasi dengan kanwil P dan K NTT dan LSM lain yang tidak terikat.

  5. Murid-murid sisipan agar diproritaskan dan tidak dikenakan beban administrasi;

  6. Murid sisipan agar tidak dituntut ijazah, rapor dan diikutsertakan dalam ulangan caturwulan ;

  7. Diupayakan beasiswa bagi pelajar/mahasiswa pengungsi;
  8. Kesejahteraan para guru-guru eks Timor Timur di lokasi pengungsian agar diperhatikan dengan insentif - insentif pendorong;

3I. KESEHATAN.

  1. Perlu didirikan klinik klinik 24 jam di setiap kamp-kamp pengungsi;

  2. Tenaga medis dan para medis eks Timor Timur perlu ditempatkan di setiap kamp-kamp pengungsi;

  3. Kesejahteraan dan fasilitas pendukung para tenaga medis dan para medis di kamp-kamp pengungsi agar diperhatikan;

4. MODAL USAHA

  1. Ekonomi masyarakat perlu diberdayakan sesuai dengan bakat, ketrampilan dan kemampuan masing-masing;

  2. Perlu diupayakan modal kerja, namun disertai pelatihan manajemen dan peningkatan pengelolaan usaha;

5. PERUMAHAN

  1. Perlu di cari lokasi pemukiman yang layak huni dilengkapi fasilitas/kebutuhan dasar;

  2. Lokasi pemukiman hendaknya tidak rawan bencana alam;

  3. Penempatan pengungsi hendaknya dikelompokan berdasarkan kelompok budaya/etis misalnya per-kecamatan atau per-kabupaten;

6. LAIN-LAIN.

Nasib eks-anggota Pasukan Pejuang Integrasi , TNI,POLORI,PNS eks Anggota Dewan Timor Timur eks anggota PAMSWAKARSA, HASIP dan WANRA perlu diperhatikan dengan bantuna pengeluaran kerja;